Sep 30 2008

Shalat-shalat Fardu dan Niatnya

Published by emmet24son at 5:12 am under Religious

Barusan habis subuh jalan-jalan di internet. Nemu website ini. Mudah-mudahan boleh di kopi pes, siapa tau bermanfaat di kemudian hari :)

Shalat Shubuh.
2 Rakaat, waktunya antara menjelang terbit fajar sebelum terbit matahari. Niatnya sebagai berikut:
“Ushalli Fardladh shub-hi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram: Allahu Akbar.
Artinya: “Aku sengaja shalat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah”

Shalat Dzuhur.
4 rakaat, waktunya antara mulai matahari tergelincir dengan posisi tepat diatas kepala sampai dua jam sesudahnya. Niatnya:
“Ushalli Fardlal dzuhri arba’a rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram: Allahu Akbar.
Artinya:”Aku sengaja shalat fardu Dzuhur empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah”

Shalat Ashar.
4 rakaat, waktunya satu jam sejak berakhirnya waktu shalat dzuhur sampai menjelang matahari terbenam. Niatnya:
“Ushalli Fardlal ‘ashri arba’a rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram: Allahu Akbar.
Artinya:”Aku sengaja shalat fardu Ashar empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah”

Shalat Maghrib.
3 rakaat, waktunya saat terbenamnya matahari sampai hilangnya tanda senja, yakni merah langit disebelah barat. Niatnya:
“Ushalli Fardlal Maghribi tsalatsa rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram: Allahu Akbar.
Artinya:”Aku sengaja shalat fardu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah”

Shalat Isya’
4 rakaat, waktunya antara satu jam habis waktu maghrib sampai satu jam menjelang waktu subuh. Niatnya:
“Ushalli Fardlal Isyaa-i arba’a rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram: Allahu Akbar.
Artinya:”Aku sengaja shalat fardu Isya’ empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah”

Shalat Jum’at.
2 rakaat, dilaksanakan setiap hari Jum’at waktunya sama dengan waktu Dzuhur. Niatnya:
“Ushalli Fardlal jum’ati rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.” lalu takbiratur ihram: Allahu Akbar.
Artinya:”Aku sengaja shalat fardu Jum’at dua rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah”

Shalat Janazah (Fardu Kifayah).
Lafal niat untuk jenazah laki-laki sebagai berikut:
“Ushalli ‘alaa haadzal mayyiti arba’a takbiraatin fardlal kifaayati (ma’mumam/imamam) lillahi ta’alaa.”
Artinya:”aku niat shalat atas mayat ini empat takbir fardu kifayah (makmum/imam) karena Allah”

Lafal niat untuk jenazah perempuan sebagai berikut:
“Ushalli ‘alaa haadzihil mayyiti arba’a takbiraatin fardlal kifaayati (ma’mumam/imamam) lillahi ta’alaa.”
Artinya:”aku niat shalat atas mayat ini empat takbir fardu kifayah (makmum/imam) karena Allah”

Setelah niat, dilanjutkan takbiratul ihram:Allahu Akbar , setelah itu membaca surat Fatihah, kemudian disambung dengan takbiratul ihram kedua: Allahu Akbar.

Setelah takbir kedua membaca shalawat atas nabi Muhammad saw. Minimal:

“Allahumma Shalli ‘alaa Muhammadin” artinya:”Yaa Allah berilah salawat atas nabi Muhammad”

Kemudian takbir ketiga disambung dengan do’a minimal sebagai berikut:

“Allahhummaghfir lahu warhamhu wa’aafihi wa’fu anhu”

Artinya:”Yaa Allah ampunilah dia, berilah rahmat, kesejahteraan dan ma’afkanlah dia”

Apabila jenazah yang dishalati itu perempuan, maka bacaan Lahuu diganti dengan Lahaa. Jika mayatnya banyak maka bacaan Lahuu diganti dengan Lahum.

Setelah itu takbir ke empat, disambung dengan do’a minimal:

“Allahumma la tahrimnaa ajrahu walaa taftinna da’dahu waghfirlanaa walahu.”

Artinya:”Yaa Allah, janganlah kiranya pahalanya tidak sampai kepadanya atau janganlah Engkau meluputkan kami akan pahalanya, dan janganlah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalnya, serta ampunilah kami dan dia.”

Salam

Shalat Ghaib (Fardu Kifayah).
Yaitu shalat jenazah tetapi tidak dihadapan jenazah (jenazahnya berada ditempat lain atau sudah dimakamkan). Niatnya:
“Ushalli ‘alaa mayyiti (Fulanin) al ghaaibi arba’a takbiraatin fardlal kifaayati lillahi ta’alaa”
Artinya:”aku niat shalat gaib atas mayat (fulanin) empat takbir fardu kifayah (makmum/imam) karena Allah”"

Fulanin diganti dengan nama mayat yang dishalati.

Syarat, rukun dan tatacara shalat ghaib sama dengan shalat jenazah.




6 Responses to “Shalat-shalat Fardu dan Niatnya”

  1.   abdul wahidon 25 Feb 2009 at 9:09 pm

    JIKA ANDA ADALAH ORANG YANG INTELEK DAN BENAR MAKA TUNJUKAN 1 HADITS SAJA YANG MENERANGKAN BAHWA RASULULLAH MELAFALKAN NIAT KETIKA MAU SHALAT

  2.   padang cahyonoon 09 Mar 2009 at 6:35 pm

    jika sesuatu itu sungguh sudah jelas, mengapa harus mencari dasar perbuatan lain walau itu memperkuat. niat shalat dilafalkan untuk meyakinkan kita atas apa yang kita kerjakan

  3.   edanon 19 Jun 2009 at 11:00 am

    kok shalat Jum’atnya ga’ ada tulisan arabnya

  4.   edanon 19 Jun 2009 at 11:01 am

    koq niat shlat Jum’atx g’ ada tulisan arabnya

  5.   agus widodoon 22 Sep 2009 at 12:48 pm

    Trimakasi ya Saudara telah memuat pelajaran shalat ini mudah2an bacaan shalatku akan lebih sempurna dari yang kemarin

  6.   ridhaon 06 Jan 2010 at 11:10 pm

    mantap

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Spam protection by WP Captcha-Free