Jan 29 2009

Power Supply, Jantung dari Komputer Kita

Published by emmet24son at 9:53 am under A little bit scientific

Pada seperangkat komputer, power supply merupakan pembagi daya untuk periferal di dalam casing. Meski memiliki peranan penting, power supply relatif kurang mendapatkan perhatian ketika pengguna akan merakit PC. Sebenarnya apa sih yang perlu kita cermati dari power supply?

Power Supply Unit (PSU) merupakan komponen yang menyuplai daya untuk komputer. Ia dibuat untuk mengonversi daya AC 100-120V (standar Amerika utara dan Jepang) atau 220-240 (standar Asia, Eropa, dan Australia) ke daya DC yang digunakan oleh komponen komputer. Beberapa power supply menggunakan switch untuk berpindah dari 115V dan 230V sedangkan lainnya memiliki sensor otomatis yang mampu mendukung voltase di kisaran 100-230V tersebut.

Seperti komponen pendukung PC lainnya, power supply juga terus mengalami perbaikan dari sisi teknologi. Pada produk-produk PSU terkini umumnya sudah dilengkapi dengan proteksi terhadap daya/tegangan yang berlebih, suhu yang terlalu tinggi, efisiensi penggunaan daya yang lebih baik, serta tentunya dukungan terhadap kebutuhan daya perangkat pendukung PC terkini.

Saat ini spesifikasi standar untuk power supply PC adalah ATX 2.2. Standar tersebut mulai diumumkan pada tahun 2004. Standarisasi dibuat untuk memungkinkan PSU merek dan tipe apapun agar bisa dipasangkan di komputer yang memiliki beragam komponen pendukung. Perbedaan antara ATX 2.2 dengan standar sebelumnya adalah pada penggunaan konektor power utama yang 20 pin menjadi 24 pin untuk mendukung kebutuhan daya PCI Express, mengupdate toleransi di rail 3,3v, dan menghilangkan konektor Aux power yang sudah tidak umum dibutuhkan.

Beberapa hal yang penting untuk diperhatikan pada power supply selain kapasitas daya maksimum ataupun daya terus-menerus yang mampu dihantarkan misalnya adalah efisiensi energi serta standar 80 Plus. Apa itu?

80 Plus untuk Efisiensi Energi
Untuk efisiensi energi pada power supply, kini ada standar/sertifikasi yang namanya 80 Plus. Produk-produk power supply yang mampu memberikan efisiensi energi 80% bisa mendapatkan sertifikasi tersebut. Bila sudah mendukung 80 Plus, power supply yang sedang bekerja dengan load antara 20 sampai 100% harus mampu memberikan efisiensi daya minimal 80% dibandingkan power supply biasa.
Power supply yang saat ini beredar umumnya memiliki tingkat efisiensi energi antara 65-85%. Kita ambil contoh. Sebuah power supply merek X memiliki efisiensi daya 75%. Artinya, untuk menghasilkan output DC sebesar 150 watt bagi komponen-komponen pada PC (misalnya), power supply membutuhkan input AC sebesar 200 watt dan membuang sisanya (sebesar 25%) dalam bentuk panas.

Nah, power supply yang memiliki kualitas tinggi mampu memberikan efisiensi energi hingga 80% lebih. Semakin tinggi tingkat efisiensi energi, maka semakin rendah kebutuhan input daya AC dan juga tidak perlu menggunakan pendinginan yang terlalu berlebihan. Sebagai contoh lagi. Untuk menghasilkan output DC sebesar 150 watt, power supply merek Y dengan efisiensi energi 80% hanya membutuhkan pasokan input AC sebesar 188 watt saja. Bandingkan penghematan listrik yang digunakan dan panas yang dikeluarkan dengan power supply merek X di atas.

Di luaran mungkin ada power supply yang mampu memberikan daya hingga 85% tetapi tidak mendapatkan sertifikasi 80 Plus. Kenapa? Ini karena pada kondisi load dan suhu kerja tertentu, efisiensi daya yang ia hasilkan tidak mencapai 80%. Padahal 80 Plus mensyaratkan efisiensi daya minimal 80% pada kondisi apapun. Ini yang penting untuk diperhatikan.

Umumnya, bila sebuah power supply sudah mendapatkan sertifikasi 80 Plus, pada kemasan penjualannya terpampang logo 80 Plus di sana (lihat Gambar 2). Di situs resmi sang produsen power supply juga biasanya informasi mengenai dukungan 80 Plus juga disebutkan. Cara lain untuk memeriksanya adalah mengunjungi situs www.80plus.org/manu/psu/manu_psu.htm. Di sana tersedia daftar merek dan tipe power supply yang saat ini sudah mendapatkan sertifikasi 80 Plus. Ini bisa menjadi salah satu patokan untuk Anda ketika akan membeli power supply atau memeriksa apakah power supply yang Anda miliki sudah mendukung 80 Plus atau belum.

Lalu, apa efek samping dari 80 Plus? Efisiensi tinggi berarti menghemat biaya yang harus Anda keluarkan untuk membayar tagihan listrik. Selain itu, tingkat suhu yang dihasilkan oleh power supply juga menjadi semakin rendah. Ini juga berefek pada usia komponen di dalam PC Anda tersebut yang bisa menjadi sedikit lebih panjang. Kemungkinan seringnya terjadi kerusakan akibat panas yang berlebih bisa dikurangi.

Efek samping lanjutan berikutnya adalah, pendinginan yang dibutuhkan untuk power supply yang mendukung 80 Plus menjadi tidak perlu berlebihan. Cukup didinginkan dengan fan biasa yang memiliki putaran kipas rendah. Artinya, tingkat kebisinganpun menjadi semakin rendah.

Hal lain yang juga sangat penting diperhatikan adalah memastikan kapasitas power supply dengan kebutuhan daya komponen-komponen yang ada di dalam PC. Tingkat efisiensi energi dari power supply biasanya turun ketika load rendah. Umumnya, kondisi di mana power supply memberikan efisiensi terbaiknya adalah ketika load yang ia tanggung adalah antara 50% sampai 75% dari kemampuan maksimalnya.

Salah satu aturan tak tertulis yang berlaku adalah, kalau sistem yang digunakan kira-kira membutuhkan daya kurang dari separuh kapasitas maksimal dari PSU, maka PSU tersebut akan menjadi kurang efisien dan malah lebih boros energi. Jadi, kalau Anda belum menggunakan sistem berbasis SLI atau CrossFire ataupun tidak banyak memasang periferal di PC, Anda tidak perlu menggunakan PSU berkapasitas besar.

———-
Tulisan ini, dan versi lengkapnya pernah dimuat di majalah Info Komputer edisi Desember 2007




4 Responses to “Power Supply, Jantung dari Komputer Kita”

  1.   Yohanon 29 Jan 2009 at 6:29 pm

    Mana gambranya ? mosok blog kagak prenah ada gambranya. pimen sih ? ya nggak prelu gambra cewek, gambra monyet juga nggak majalah.

  2.   raaon 30 Jan 2009 at 12:56 am

    hahaha, uda gue duga. pasti postingan ini ada hubungan sama pcplus atau info :P

    bener kata yohan, bloglo kurang hidup man. gak pernah ada gambar. masa 1-1nya gambar cuma foto kumis cemaralo :D

  3.   epion 30 Jan 2009 at 10:20 am

    brarti blogku lebih parah lagi dong. wedew :D

  4.   emmet24sonon 31 Jan 2009 at 11:35 pm

    @yohan: klok kepepet pet pet pet (skrinsut buat bukti misalnya), baru dah gw kasi gambar nih blog. udah peraturannya begituh. gw yang bikin sendiri sih tuh aturan :P

    @ajeng: ho oh jeng, gw post ini gara-gara ada yang tanya di milis PCplus tercinta. tapi klok gw post di situ, kepanjangan gini, siapa yg mau baca. lagian klok gw post, besok ada yg nanya lagi, masa gw cari lagi file teksnya trus gw post lagi. mending gw cemplungin di sini, dan saban ada yang tanya, gw kasi link-nya. mayan.. nambah-nambah page view :D

    @epi: weeekkeekkk.. ini masalah prinsip mbak :D

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Spam protection by WP Captcha-Free

Powered by WP Hashcash